• Kamis, 21 September 2023

Masih Ada Atribut Kampanye Bacaleg 'Kotori‎' Pepohonan, Aktivis: Sangat Ironis

- Rabu, 13 September 2023 | 18:30 WIB
Atribut kampanye bacaleg yang dipasang di pohon (Ita Nina Winarsih/Lensapurwakarta.com)
Atribut kampanye bacaleg yang dipasang di pohon (Ita Nina Winarsih/Lensapurwakarta.com)

LENSA PURWAKARTA - Sejumlah aktivis di Kabupaten Purwakarta, turut menyoroti pemasangan alat peraga kampanye oleh Bacaleg yang dinilai asal-asalan. Apalagi, sampai mengotori pepohonan peneduh jalan di sejumlah jalur krusial.

Kordinator Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta, Hikmat Ibnu Aril mengatakan, sangat ironis jika di era ini masih terjadi pemasangan atribut kampanye dan Bacaleg dan parpol di sejumlah pohon. Menurutnya, persoalan ini terus terulang karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan elit-elit partai politik untuk para calonnya.

"Pesta demokrasi, baik Pilkada, Pemilu, Pilpres atau Pileg, itu sudah dilakukan berulangkali. Artinya, aturannya juga sudah diinformasikan berulang kali. Miris sekali, kalau hal-hal seperti ini masih terulang," ujar Aril kepada Lensapurwakarta.com, Rabu 13 September 2023.

Baca Juga: Sat Pol PP Purwakarta Intensifkan Penertiban Atribut Kampanye Banyak Baliho Bacaleg Dipaku di Pohon

Aril berpendapat, para elit parpol tentunya lebih memahami aturan-aturan yang berlaku. Jika persoalan ini masih terjadi, berarti ada dua kemungkinan. Pertama memang kurangnya sosialisasi terhadap kadernya, atau bisa karena ada unsur kesengajaan (arogransi).

Sehingga timbul pertanyaan. Apakah dana bantuan parpol yang nilainya miliaran itu kurang efektif dipergunakan?. Padahal, dengan dana tersebut bukan hanya bisa digunakan untuk konsolidasi dan pendidikan politik saja, tapi juga bisa untuk sosialisasi regulasi kepada kader dan masyarakat, karena sangat penting.

"Pelarangan penempelan atribut apapun apalagi soal kampanye parpol di pohon, kan sudah jelas tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2023 tentang penyelengaraan K3. Tapi kok masih saja ada yang tak mengindahkan. Ironisnya, masih dilakukan oleh orang-orang yang membuat aturan," seloroh dia.

Dia berharap, lembaga terkait bisa gerak cepat melakukan penertibkan. Selain itu, jangan pandang bulu. Hal tersebut agar tidak muncul opini di masyarakat bahwa penerapan aturan yang ada itu tebang pilih.

Kemudian juga Bawaslu, diharapkan bisa secepatnya mengambil sikap. Misalnya, dengan lakukan investigasi apakah ditemukan pelanggaran atau tidak. Mengingat, parpol-parpol saat ini sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu dan caleg-caleg yang atributnya terpampang di sejumlah pohon juga sudah masuk tahapan DCS.

Baca Juga: Astagfirullah! 407 Warga Garut Tiba Tiba Ditagih Utang Total Miliaran, KDM Pertanyakan Teka-teki Ini

Mengutip dari beberapa media, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Purwakarta menyadari jika saat ini spanduk dan baliho dengan gambar bakal calon legislatif (bacaleg) sudah bertebaran di wilayah ini. Hanya saja, lembaga tersebut mengaku belum bisa mengambil tindakan.

Ketua Bawaslu Purwakarta, Yusup Suprianto menyebutkan bahwa pihaknya akan melibatkan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dalam mengatasi pemasangan baliho bacaleg yang belum waktunya.

"Kami juga sudah sarankan kepada Panwascam untuk berkoordinasi dengan partai politik tingkat kecamatan agar pemasangan alat peraga kampanye (APK) bisa sesuai dengan peruntukannya," kata Yusup dikutip dari Sinarjabar.com.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa Bawaslu sendiri tidak memiliki kewenangan terkait penertiban baliho atau spanduk caleg tersebut.

Halaman:

Editor: Ita Nina Winarsih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X