Yili Indonesia Mendapat Pengakuan Sebagai Pelopor Penyelesaian Program Emisi Karbon CAA dari PBB

- Jumat, 10 Maret 2023 | 20:20 WIB
Wakil Presiden Yili Group, Zhao Xin (tengah) dalam kegiatan CAA  (Istimewa)
Wakil Presiden Yili Group, Zhao Xin (tengah) dalam kegiatan CAA (Istimewa)

LENSA PURWAKARTA - Yili Indonesia, sejauh ini mendukung pelaksanaan program karbon netral dengan menerapkan kebijakan rendah Emisi Karbon di seluruh aspek produksi dan operasional perusahaan.

Wakil Presiden Yili Group, Zhao Xin menjelaskan, pihaknya bersyukur karena perusahaannya memperolehan Sertifikat Listrik Hijau pertama yang diakui di pasar listrik dan karbon, serta berhasilnya mengajukan target berbasis sains komitmen (SBTi).

Ini, kata dia, menjadi bukti jika perusahaan produk olahan susu terbesar di Asia itu, selama ini terus berupaya melakukan pengurangan Emisi Karbon seperti yang diamantkan pemerintah.

Baca Juga: Just Info: Warga Purwakarta PT FIF Membuka Lowongan Kerja untuk 2 Posisi Nih Ayo Melamar

"Dalam pengelolaan Emisi Karbon, perusahaan kami juga telah mendapatkan pengakuan dari PBB," ujar Zhao Xin dalam keterangannya, Jumat 10 Maret 2023.

Zhao Xin menuturkan, pada Juli 2021 lalu UNGC juga merilis Corporate Net Zero Pathway yang memberikan panduan komprehensif kepada perusahaannya dalam mencapai netralitas karbon.

Dalam hal ini, lanjut dia, Yili Indonesia menjadi perwakilan studi kasus untuk perusahaan yang bergerak di sektor pertanian dan pangan.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Rajin Merotasi Mutasi Pejabat Kali Ini 6 Pimpinan Tinggi Pratama Digeser

Selama KTT G20 pun, kata dia, Yili Indonesia berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam melindungi kehidupan laut terumbu karang dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Apalagi, pabrik-pabrik Yili Indonesia yang dibangun sendiri juga mempraktikkan konsep rendah karbon dan perlindungan lingkungan, mengurangi pembuangan limbah dan daur ulang, serta menghasilkan produk es krim Joyday berkualitas tinggi, yang dicintai oleh konsumen Indonesia.

Dia mengatakan, kemajuan implementasi program karbon netral oleh Yili tersebut juga telah disampaikannya dalam acara penutupan Program Climate Ambition Accelerator (CAA) dan Program Akselerator Target Gender Equality (TGE) di Shanghai.

Baca Juga: Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Pergoki Tambang Ilegal Membahayakan di Jalur Wisata Ciwidey

Dalam kegiatan itu, turut hadir UN Resident Coordinator untuk China, Siddharth Chatterjee, Kepala Jaringan Asia Pasifik UNGC Liu Meng, dan puluhan perwakilan senior dari sejumlah perusahaan China serta perusahaan internasional terkemuka lainnya.

Menurut Zhao, tahun ini adalah fase penting perjalanan dunia dalam memenuhi 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan PBB.

Halaman:

Editor: Asep Mulyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X